Jumat, Oktober 05, 2007

Keputihan

Nama medisnya flour albus banyak dialami wanita yang merupakan gejala adanya gangguan alat kelamin. Klo penyebabnya infeksi biasanya disertai rasa gatal di dalam vagina dan sekitar bibir kemaluan bagian luar. Kadang-kadang disertai rasa perih saat berkemih karena infeksinya dapat menyebar dan membuat peradangan ke saluran kencing. Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.

penyebab keputihan :

- Infeksi Gonore, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
-Parasit Trichomonas Vaginalis menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.
-Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker.




Menurut Boyke, dikenal dua jenis keputihan, yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patologis. Keputihan fisiologis biasanya tidak gatal, tidak bau dan datangnya pada masa subur wanita. Biasanya juga datang menjelang seorang wanita dewasa terkena haid. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang sudah gatal, bau dan berubah warna. "Itu harus segera diobati," katanya.
Salah satu jenis keputihan patologis adalah keputihan yang disebabkan karena penyakit kanker mulut rahim, serta keputihan akibat stress, benda asing (spiral), letih, dsb.
Keputihan akibat kanker rahim salah satu penyebabnya adalah sering berganti-ganti pasangan. "Dari berganti-ganti pasangan itulah, maka sang suami menularkan kepada istrinya. Karena para istri malu memeriksakan dirinya ke dokter, maka mereka biasanya baru memeriksa setelah menderita keputihan dan hubungan seks berdarah. Padahal itu sudah masuk kanker stadium dua atau tiga," kata Boyke. Padahal dengan deteksi dini melalui pemeriksaan pap net (deteksi kanker), pasien dapat dideteksi ada-tidaknya penyakit kanker. Bahkan jika masih pada stadium dini, penyakit tersebut dapat disembuhkan 100 persen.




Penjelasan lebih lengkap dapat dibaca dibawah ini :
Vagina mempunyai sistem perlindungan alam yang ampuh, yaitu keasaman yang lebih tinggi dari jaringan lainnya dan adanya mikroba pelindung yang menguntungkan tubuh kita, yaitu Doderleins, yang hidup menjaga keseimbangan ekosistem vagina, sehingga tetap dalam keadaan seimbang. Tapi tentu saja, keseimbangan ini dapat terganggu oleh beberapa hal antara lain menstruasi, penyakit kencing manis serta pemakaian obat-obat hormonal. Keputihan yang bukan merupakan keadaan penyakit (non-patologis) dapat saja terjadi pada setiap wanita. Biasanya cairan yang keluar bening, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak gatal. Cairan keputihan ini jumlahnya bisa sedikit atau cukup banyak, terjadi menjelang dan sehabis menstruasi, pada saat terangsang secara seksual, atau ketika sedang stres. Disamping itu keputihan dapat pula dialami pada wanita yang sedang hamil, namun hal ini merupakan hal yang wajar selama tidak berlebihan. Jika cairan yang keluar dari vagina sudah tidak bening, berwarna putih kekuningan, keabuan sampai kehijauan, kental, berbau seperti telur busuk atau anyir seperti ikan mentah, gatal dan jumlahnya lebih banyak, besar kemungkinan keputihan tersebut sudah tidak normal. Keputihan yang tidak normal biasanya terjadi karena infeksi jamur, parasit atau bakteri. Organisme tersebut sangat mudah berkembang jika lingkungan di sekitar vagina lembab dan kotor. Bila pH sekitar vagina berubah menjadi basa, akan menyuburkan pertumbuhan bakteri atau kuman seperti Candida, Trichomonas, E. coli, Staphylococcus, dan lain sebagainya. Keputihan abnormal (patologis) dapat terjadi karena kelelahan, stress, atau karena kuman-kuman penyebab infeksi yang menyebabkan keasaman daerah sekitar vagina terganggu. Keputihan abnormal merupakan masalah yang cukup sering dialami wanita. Keputihan tidak menyebabkan kanker. Namun, salah satu gejala kanker mulut rahim adalah keputihan. Keputihan yang sering terjadi dapat merupakan suatu gejala kanker mulut rahim.Keputihan yang parah dan dibiarkan lama tidak diobati dapat menyebabkan kemandulan. Jika keputihan tidak diobati, maka infeksi yang ada dapat merembet ke rongga rahim, kemudian ke saluran telur dan sampai ke indung telur dan akhirnya ke dalam rongga panggul. Tidak jarang, wanita yang menderita keputihan kronik selama bertahun-tahun akhirnya menjadi mandul. Banyak wanita yang menganggap enteng keputihan. Jika keputihan tersebut hanya bersifat fisiologis (normal, non patologis) memang tidak berbahaya, namun, jika bersifat patologis harus segera diobati, karena lama kelamaan dapat menyebabkan kesulitan untuk mempunyai anak. Kita memang harus dapat mengenali gejala penyakit keputihan. Walaupun penyakit ini dinamakan keputihan namun warna cairannya tidak selalu berwarna putih polos. Warna ini sangat tergantung dari penyebab dan lamanya penyakit yang diderita. Bentuk cairan tersebut dapat berupa cairan seperti susu, cairan yang kental dan liat berwarna kekuningan, atau kadang-kadang sampai berupa gumpalan seperti keju yang menimbulkan rasa gatal. Jika terkena infeksi jamur, biasanya cairan akan menggumpal, berwarna kehijauan disertai dengan rasa gatal.Penyebab terjadinya keputihan bermacam-macam. Keputihan dapat disebabkan oleh adanya infeksi bakteri seperti Gonococcus (penyebab penyakit GO), Chlamydia trichomatis, Gardenella, dan Treponema pallidum (penyebab Sifilis), adanya infeksi jamur seperti Candida, adanya infeksi parasit seperti Trichomonas vaginalis, serta adanya infeksi virus seperti Condyloma acuminata dan Herpes. Keputihan juga dapat terjadi karena menderita sakit dalam waktu lama, kurang gizi, anemia, kurang terjaganya kebersihan sehingga berakibat timbulnya jamur atau parasit. Keputihan juga dapat disebabkan oleh benda-benda yang dimasukkan secara sengaja atau tidak ke dalam vagina misalnya tampon, obat atau alat kontrasepsi, rambut kemaluan serta benang (misal berasal dari selimut, celana dan lain-lain). Selain itu, keputihan abnormal juga dapat disebabkan karena luka (misalnya tusukan, benturan, tekanan atau iritasi yang berlangsung lama). Penyakit ganas seperti tumor atau penyakit-penyakit menular seksual (misalnya gonorrhoea, raja singa dan AIDS) juga sering disertai oleh keputihan.Pencegahan terhadap penyakit keputihan dapat dilakukan dengan berbagai cara yang pada intinya adalah selalu menbjaga kebersihan diri, termasuk di sekitar vagina. Namun tidak disarankan untuk membilas vagina dengan cairan-cairan yang dapat mengganggu keseimbangan pH vagina. Jika Anda tidak sedang menderita keputihan, sebaiknya membersihkan daerah vagina dan sekitarnya dengan air bersih saja. Jangan dengan sabun. Cairan antiseptik pembilas vagina sebaiknya digunakan apabila perlu saja, yaitu ketika Anda merasakan mulai terjadi keputihan yang abnormal atau jika disarankan dokter. Hindari pakaian dalam yang ketat atau bahan yang tidak menyerap keringat, sebaiknya gunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun dan biasakan ganti setiap hari. Hindari duduk pada toilet umum jika tidak sangat terpaksa. Keputihan dapat menular, antara lain melalui hubungan seksual, melalui perlengkapan mandi seperti handuk atau melalui bibir kloset.Biasakan membasuh vagina dengan cara yang baik dan benar yaitu dengan gerakan dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Cucilah dengan air bersih setiap kali Anda buang air kecil dan pada saat mandi. Begitu pula penggantian sanitary napkins (pembalut wanita) pada waktunya selama masa menstruasi akan banyak menolong agar terjaga kebersihan alat kelamin. Pengobatan yang dapat dilakukan untuk keputihan yang masih ringan adalah dengan menggunakan larutan antiseptik khusus pembilas vagina yang dapat Anda peroleh di apotek. Tanyalah dengan seksama kepada Apoteker Pengelola Apotek, yaitu apoteker penganggung jawab yang ada pada setiap apotek, bagaimana cara menggunakan cairan tersebut dengan benar dan apa efek samping yang harus diwaspadai selama menggunakan cairan antiseptik pembilas vagina tersebut.

Kamis, Oktober 04, 2007

kerusakan kulit akibat matahari

Kerusakan kulit akibat matahari
Kebanyakan wanita takut matahari soalnya takut kulitnya itemmmmm hehehe,,,ga panas-panasan aja udah item wah apalagi klo ditambah berjemur dibawah teriknya matahari siang!!!bisa makin buruk aja kulit gw ,,,xexe,,
Kulit kita melindungi tubuh kita dari dampak buruknya sinar matahari. Matahari adalah sumber radiasi ultraviolet yang bisa merusak sel-sel tubuh kita. Pemaparan jangka panjang selama bertahun-tahun bisa menyebabkan penuaan kulit apalagi sebelum usia 18 tahun (efeknya akan lebih besar). Kerusakan pada bagian kulit yang lebih dalam akan menyebabkan keriput dan perubahan warna menjadi kuning. Sinar matahari juga menyebabkan penipisan kulit dan merangsang pertumbuhan prekanker (keratosis aktinik, keratosis solaris). Pertumbuhan ini tampak seperti daerah bersisik dan berlapis-lapis yang tidak kunjung membaik serta warnanya menjadi gelap/abu-abu dan jika diraba akan terasa keras. Ditambah lagi jika terlalu lama di bawah sinar matahari bisa meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit seperti karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel basal, dan melanoma maligna (masih inget kan pelajaran Patologi anatomi semester lalu?). Mengerikan juga yah????. Oiya untuk keratitis aktinik dan keratitis solaris pengobatannya bisa diangkat melalui pembekuan dengan larutan nitrogen tapi jika pertumbuhannya terlalu banyak bisa digunakan larutan atau salep yang mengandung flourourasil.
Apabila kita mendapat paparan sinar matahari dalam jangka waktu yang lama lapisan kulit kita yang paling atas (epidermis) akan mengalami penebalan dan terjadi peningkatan pembentukan pigmen (melanin) oleh sel-sel penghasil pigmen (melanosit). Melanin ini merupakan zat pelindung alami yang menyerap energi dari sinar ultraviolet dan mencegah masuknya sinar ke jaringan yang lebih dalam.
Kepekaan pada sinar matahari bervariasi tergantung ras/bangsa, dan keadaan kulit secara keseluruhan. Karena orang indonesia berkulit gelap maka kepekaannya terhadap matahari juga lebih besar karena lebih banyak memiliki melanin sehingga lebih tahan akan efek buruknya sinar matahari termasuk lebih tahan terhadap luka bakar, penuaan kulit dini, dan kanker kulit. Tetapi pada penderita vitiligo memiliki bercak-bercak kulit yang tidak menghasilkan melanin jadi bisa mengalami luka bakar karena matahari yang cukup berat.
Kepekaan yang berlebihan terhadap matahari bisa diatasi dengan pemakaian pakaian pelindung dan memakai tabir surya. Jika terjadi reaksi fotosensitivitas kadang-kadang pemakaian Hydroxychloroquin jangka panjang bisa mencegahnya dan corticosteroid peroral (melalui mulut) bisa mempercepat penyembuhannya
Air bukan penyaring sinar ultraviolet yang baik begitu juga dengan awan/kabut (seseorang dapat mengalami luka bakar karena matahari pada saat hari mendung/berkabut. Salju, air, dan pasir memantulkan sinar matahari sehingga menambah jumlah sinar UV yang mencapai kulit. Sebelum bermain-main dengan sinar atahari sebaiknya gunakan tabir surya bisa salep/krim yang mengandung bahan kimia yang menyaring sinar UVA dan UVB, ada juga pakai tabir surya yang waterproof (tahan air). Jenis tabir surya yang banyak ditemukan dan efektif biasanya yang mengandung PABA (Para-aminobenzoic-acid). Tapi terkadang pada beberapa orang, tabir surya yang mengandung PABA ini dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan reaksi alergi. Jenis tabir surya yang lain ada yang mengandung kombinasi PABA dengan zat kimia lain seperti benzofenon sehingga bisa memberikan perlindungan dalam rentang yang lebih luas. Tabir surya lainnya mengandung penghalang fisik seperti seng oksida atau titanium oksida ; salep putih kental ini selain bisa melindungi kulit dari sinar matahari bisa juga digunakan pada daerah sensitif yang tidak telalu luas seperi bibir dan hidung.
Kekuatan tabir surya dikelompokkan berdasarkan angka SPF (Sun Protection Faktor). Semakin tinggi angka SPF nya semakin kuat perlindungannya. Waktu itu saya pernah membaca di suatu majalah untuk setiap angka SPF dikalikan 15 menit. Jadi jika SPF 20 maka waktu perlindungannya adalah 20 dikalikan 15 menit sehingga tabir surya tersebut sanggup bertahan melindungi kulit selama 300 menit atau 5 jam. Bener ga c???klo ada yang salah tolong dikoreksi y,,,,trima kasi,,,

nyeri menstrulasi

Klo yang satu ini pasti cewe-cewe pernah mengalaminya,,rasanya memang ga enak banget. Kenapa ya bisa nyeri??? Kalian pernah bertanya-tanya ga kenapa bisa demikian,,,,,,,,,,,,
Nyeri menstrulasi merupakan suatu permasalahan serius yang dihadapi kebanyakan wanita pada saat sebelum, sedang, atau sesudah menstrulasi. Nyeri dapat dirasakan di daerah perut bagian bawah, pinggang, bahkan punggung. Disebut juga dismenore. Nyeri ini sebenarnya wajar apabila masih dalam batas-batas tidak mengganggu aktivitas kita dalam arti kata nyerinya masih ringan. Tetapi lain halnya jika nyeri ini sangat hebat dan sampai mengganggu aktivitas bahkan sampai tidak dapat melakukan aktivitas. Dismenore timbul akibat kontraksi otot uterus oleh rangsangan hormon prostaglandin. Dismenore yang paling sering adalah dismenore fungsional (nyeri ringan/masih wajar) yang terjadi pada hari pertama atau pada saat menjelang hari pertama menstrulasi akibat penekanan kanalis servikalis. Biasanya akan membaik bahkan menghilang seiring hari berikutnya menstrulasi. Dismenore merupakan proses yang alamiah jadi tidak ada cara pencegahannya. Salah satu caranya adalah mengalihkan rasa nyeri itu dengan melakukan kegiatan lain misalnya dengan meletakkan benda hangat di atas perut. Tetapi jika tidak teratasi dapat diberikan obat pereda nyeri. Dismenore yang nonfungsional (abnormal) yaitu nyeri yang dirasakan sangat hebat dan terus-menerus baik sebelum, sedang, bahkan sesudah menstrulasi. Jika sudah berlangsung lama penyakit yang dicurigai adalah endometriosis atau kista ovarium. Maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan apakah ada kista ovarium atau tidak dengan USG atau laparoskopi untuk melihat endometriosis.
Ada 2 jenis dismenore, yaitu dismenore primer dan sekunder. Dismenore primer tidak ditemukan kelainan ginekologi. Dismenore primer hanya disebabkan gangguan keseimbangan fungsional bukan karena penyakit organik pelvis. Rasa nyeri menstrulasi pada remaja kebanyakan dismenore primer. Nyeri yang dirasakan adalah seperti kejang pada perut bawah tapi dapat merambat sampai pinggang dan paha serta bisa juga disertai mual, muntah, sakit kepala dan diare. Beberapa penyebab dari dismenore primer antara lain karena faktor kejiwaan, faktor konstitusi (misalnya anemia), faktor obstruksi kanalis sevikalis (sekarang hal ini bukan merupakan hal yang penting karena banyak penderita dismenore tanpa stenosis servikalis atau tanpa uterus hiperantefleksi, tetapi mioma submukosum bertangkai atau polip endometrium dapat menyebabkan dismenore karena otot-otot uterus menjadi kontraksi kuat untuk mengeluarkan kelainan tersebut), yang keempat adalah faktor endokrin yaitu disebabkan oleh kontraksi uterus berlebih karena seperti yang telah disinggung di atas pada fase sekresi endometrium memproduksi prostaglandin F2 alfa yang menyebabkan kontraksi otot, dan jika produksi prostaglandin F2 alfa berlebihan maka dapat masuk ke peredaran darah sehingg didapat pula efek yang lain selain dismenore seperti diare, nausea, dan muntah. Dismenore yang ke 2 adalah dismenore sekunder yaitu nyerinya berhubungan dengan adanya kelainan kongenital atau kelainan pelvis contohnya seperti endometriotis,mioma uteri, stenosis serviks, dan malposisi uterus.
Pemberian kontrasepsi oral yang menekan ovulasi merupakan pengobatan yang efektif karena dismenore jarang menyertai perdarahan tanpa ovulasi, obat anti inflamasi nonsteroid (OAINS) juga dapat diberikan dan obat tersebut lebih efektif jika diberikan
sebelum terjadinya nyeri

menstrulasi

Tiap bulan setiap wanita dewasa yang sehat dan tidak hamil kedatangan tamu istimewa. Tamunya ini datang dengan susah payah dan mengalami proses yang cukup panjang. Pengen tahu gimana susahnya dia datang?sebenarnya prosesnya lebih rumit lagi tapi agar lebih mudah dimengerti ruang lingkup mekanismenya sedikit diperkecil aja y,,heuheu.. Baca yukkkkk,,,,,:)
Jadi menstrulasi itu bisa diartikan sebagai perdarahan vagina yang disebabkan oleh terlepasnya lapisan endometrium uterus dari dinding rahim. Hal ini merupakan proses yang normal untuk wanita karena adanya perubahan hormonal yaitu estrogen dan progesterone.




Di ovarium kita terjadi pertumbuhan folikel yang disebut dengan fase folikuler. Fase folikuler terdiri dari folikel primer yang sudah ada sejak kehidupan fetal (3-7 bulan, tetapi belum berkembang menjadi folikel sekunder), kemudian atas respon dari meningkatnya FSH folikel primer berkembang menjadi folikel sekunder (dimulai pada usia pubertas sekitar 10-14 tahun), lalu menjadi folikel matang/graffian follicle. Pada hari ke 14 (untuk siklus 28 hari)LH menyebabkan folikel de graff ruptur tejadilah ovulasi sehingga ovum keluar dari ovarium (rupturnya folikel de graff ini kemudian menjadi degenerasi copus luteum dan mulai dari siklus folikel primer lagi). Lalu ovum ini berjalan melalui tuba fallopii menuju ke uterus. Kemudian kadar progesteron meningkat. Untuk persiapan terjadinya kehamilan dinding uterus kita menebal yang dibantu oleh progesteron tersebut ( penebalannya juga terjadi secara bertahap melalui fase-fase). Apabila ovum dibuahi oleh sel sperma maka hasil dari pembuahan tersebut menempel pada dinding uterus dan terjadi kehamilan, akan tetapi apabila tidak dibuahi maka ovum tersebut akan hancur dan diserap oleh tubuh selain itu kadar progesteron dan estrogen juga akan turun sehingga dinding rahim luruh dan menghasilkan perdarahan menstrulasi.

Seru juga ya peristiwa yang terjadi di ovarium dan rahim kita..

Selasa, Oktober 02, 2007

Lebih dekat dengan jerawat

wahhhh,,,bingung juga saat memilih tema untuk artikel perdana saya ini. Setelah dipikir-pikir sepertinya jerawat cukup menarik untuk dibicarakan. Jerawat sudah menjadi sesuatu yang ga asing lagi dikalangan remaja bisa dibilang uda kaya sahabat dimana ada kita disitu ada jerawat yang nempel. Tapi kebanyakan kita ga kenal dekat dengan jerawat, ada istilah ga kenal maka tak sayang heuheu,,,kayanya ga termasuk jerawat deh!!!. Tapi ga ada salahnya kita tau lebih jauh mengenai jerawat.
Kita mulai dengan apa sih jerawat itu??jerawat adalah suatu kondisi yang tidak normal pada kulit akibat adanya gangguan yang berlebih pada produksi kelenjar keringat/kelenjar sebasea sehingga saluran folikel rambut dan pori-pori kulit menjadi tersumbat. Nah pori-pori yang tersumbat ini terinfeksi bakteri sehingga menyebabkan kulit mengalami pembengkakan (abses) pada permukaannya.
Jerawat lebih sering pada remaja usia 12-20 tahun karena pada usia ini terjadi peningkatan hormon androgen. Masalahnya hormon ini menyebabkan peningkatan kadar minyak sehingga dapat terjadi penyumbatan pada pori-pori kulit kita, tetapi ada beberapa kasus terjadi pada usia 30 tahunan karena selain akibat ketidakseimbangan hormon jerawat dapat juga disebabkan oleh kontaminasi dengan bakteri, kontaminasi zat kimia tertentu/alergi obat, cuaca panas, tekanan psikologis (stres), keturunan, makanan berlemak yang dapat merangsang aktivitas kelenjar lemak. Menurut voting makan yang dapat memperburuk kondisi jerawat antara lain udang, kacang, coklat, es krim, daging bergajih, gula. Tetapi menurut penelitian medis hingga kini belum ditemukan perbedaan yang berarti antara dua kelompok manusia yang mengkonsumsi makan diatas dan yang tidak.

Ada 3 tipe jerawat, yaitu:
  • komedo (merupakan nama ilmiah dari pori-pori yang tersumbat) : ada yang terbuka dan yang tertutup. Yang terbuka di sebut blackhead (seperti pori-pori yang membesar dan berwarna hitam), berwarna hitam karena teroksidasi dengan udara bukan karena kotoran. Dan yang tertutup disebut whitehead, memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat makanya terlihat seperti tonjolon putih kecil-kecil di bawah kulit. Cara pencegahannya yaitu dengan membersihkan wajah setiap pagi dan malam dengan pembersih yang mengandung salicylic-acid atau AHA/BHA untuk mengelupas sel-sel kulit mati, scrub seminggu sekali, bawa kertas minyak untuk menyerap kelebihan minyak pada wajah,atau pakai masker seminggu sekali.
  • jerawat biasa : jerawat kecil-kecil berwarna merah dan biasanya berkumpul di salah satu bagian muka, hal ini akibat terkontaminasi dengan bakteri karena jika kulit memproduksi minyak berlebihan maka merupakan tempat yang baik untuk perkembangbiakan bakteri. Cara pencegahannya dengan menggunakan sabun muka yang mengandung benzoyl-peroksida untuk membunuh bakteri atau jaka kulit sensitif dapat digunakan produk yang mengandung sulfur seperti Neo medrol, bisa juga pakai salep yang mengandung antibiotik seperti Garamycin yaitu salep yang dapat membunuh bakteri dan mengatasi peradangan.
  • Cystic acne(jerawat batu) : jerawat besar dengan tonjolan-tonjolan yang meradang hebat menyebar di seluruh muka. Secara genetic penderita ini memiliki kelenjar minyak yang overaktif, memiliki pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak dapat bergenerasi secepat kulit normal, dan memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit. Pencegahannya adalah meminta dokter untuk memberi antibiotik seperti tetracycline karena obat-obat yang dijual dipasar tidak akan mempan mengatasinya. Jika sebulan belum ada tanda-tanda perbaikan bisa juga dengan meminta dokter menyuntikan cortisone yang dapat membuat jerawat ini sembuh dalam waktu 48 jam. Obat Accutane juga bisa dijadikan pilihan terakhir tapi penyembuhannya memakan waktu 5 bulan dan memiliki efek samping seperti bibir pecah-pecah (untuk bibir pecah-pecah bisa pakai acclovate atau lipbalm anti peradangan), kulit kering, dan dapat menyebabkan cacat bayi pada ibu hamil.

Nah sekarang kalian tau kan tipe jerawat kalian dan silahkan dicoba cara pencegahannya. Semoga berhasil,,,,,,:D

Jumat, September 28, 2007

kenali perubahan payudara

Kenali Perubahan Payudara

Jangan panik dulu jika menemukan perubahan pada payudara Anda. Lebih baik kenali dulu aneka perubahan pada organ ini sehingga Anda bisa bertindak dengan cepat dan tepat.

Payudara adalah salah satu organ penting dan khas yang dimiliki perempuan. S ekali waktu, mungkin saja payudara Anda terasa sakit, keluar cairan dari puting, atau ada benjolan. Walau tidak selalu berbahaya, Anda tetap harus waspada, dan segera cari tahu penyebabnya.

Ada yang normal, ada yang tidak

Proses tumbuh kembang payudara antara lain dipengaruhi oleh aktivitas hormon, khususnya hormon estrogen. Selain pada payudara, hormon yang dihasilkan indung telur ini juga bertanggung jawab dalam mengembangkan sifat-sifat kelamin sekunder lainnya, seperti timbulnya rambut di daerah kemaluan, perubahan-perubahan dalam vagina sampai timbulnya haid.

Nah, bila terjadi ketidakseimbangan hormon, misalnya selama haid, biasanya payudara akan terasa penuh alias mengeras atau membesar. Kadang-kadang, akan teraba pula benjolan lunak yang terasa sakit saat menjelang haid.

Biasanya, benjolan tersebut akan mengecil atau menghilang dengan sendirinya begitu haid usai. Asal tahu saja, semua perubahan ini termasuk normal dan tidak berbahaya. Apalagi, jika siklus haid Anda berlangsung normal (sekitar 24-31 hari sekali) dan lamanya berkisar antara 4-7 hari.

Sebaliknya, bila terjadi gangguan pada siklus haid, misalnya jadi tidak teratur, Anda sebaiknya waspada. Bukan apa-apa. Ketidakteraturan siklus haid menunjukkan adanya gangguan keseimbangan hormon seksual. Apalagi, bila gangguan tadi disertai timbulnya beberapa gejala lain (simak boks: “Haruskah ke Dokter Spesialis?”).

Atasi sedini mungkin

Sebagai catatan penting, perubahan apapun pada payudara Anda harus disikapi dengan hati-hati. Bila penyebabnya dapat diketahui sejak dini, maka upaya penanganan bisa dilakukan segera. Tindakan ini akan membuahkan hasil yang lebih baik. Itu sebabnya, cegahlah timbulnya gangguan kesehatan pada payudara dengan beberapa caranya berikut.

Buat catatan bulanan

Keteraturan siklus haid dapat diketahui dengan cara menghitung hari, bukan berdasarkan tanggal, setiap bulannya. Catatlah pula segala hal atau perubahan yang dirasakan menjelang, selama dan sesudah berlangsungnya haid. Segera temui dokter bila Anda mengalami hal-hal berikut:

Siklus haid kurang dari 14 hari atau lebih dari 35-40 hari sekali.

Lamanya haid lebih dari 14 hari.

Volume darah haid sangat banyak (sampai-sampai Anda perlu ganti pembalut sebanyak 10 kali per hari).

Hindari makanan tinggi lemak

Penelitian-penelitian telah menunjukkan, kemungkinan wanita yang mengonsumsi makanan tinggi lemak untuk terkena kanker payudara akan lebih tinggi dibandingkan mereka yang banyak mengonsumsi makanan yang rendah lemak. Namun, belum diketahui apakah diet rendah lemak bisa benar-benar mencegah kanker payudara atau tidak.

Dalam jurnal kedokteran terbitan FKUI, Medical Journal of Indonesia edisi April-Juni 1999 dilaporkan, ada sejumlah hasil penelitian yang berkaitan dengan faktor risiko kanker payudara. Antara lain diungkapkan bahwa minum susu dan makan daging berlemak merupakan faktor risiko yang signifikan bagi munculnya kanker payudara. Begitu pula makanan dan minuman yang mengandung santan kelapa, terutama jika dikonsumsi setiap hari. Kok bisa?

A danya zat-zat lemak dalam makanan yang tidak dipecah dalam proses metabolisme tubuh bisa menyebabkan hormon estrogen di tubuh tidak bisa bekerja dengan oke. Akibatnya, bisa memudahkan tumbuhnya kista, miom dan gangguan lain pada organ yang aktivitasnya berhubungan dengan hormon estrogen, termasuk payudara.

Rajin-rajin lakukan “Sadari”

Sebenarnya, untuk mengetahui keadaan payudara Anda (apakah normal atau tidak), Anda dianjurkan melakukan pemeriksaan payudara sendiri alias Sadari secara rutin. Kapan persisnya?

Sebaiknya, pemeriksaan dilakukan tiap bulan, kira-kira seminggu setelah siklus haid usai. Lebih-lebih, kalau ibu atau famili perempuan dekat Anda punya riwayat kanker payudara. Tak perlu menyalahkan “garis keturunan” keluarga besar Anda, karena tanggung jawab pemeliharaan kesehatan tubuh, termasuk payudara, terletak pada diri Anda sendiri.

Haruskah ke Dokter Spesialis?

A. Gejala yang tidak perlu dikonsultasikan ke dokter spesialis:

• Wanita muda (kurang dari 35 tahun) dengan benjolan pada payudara dan terasa sakit.

• Wanita kurang dari 40 tahun dengan benjolan yang simetris.

• Wanita kurang dari 50 tahun dengan keluarnya cairan dari puting susu dan bukan berwarna merah. Maksud cairan di sini adalah:

• Keluar spontan atau tanpa dimanipulasi.

• Keluar dari satu atau ke-2 sisi payudara.

• Keluar cairan yang berhubungan dengan haid atau tidak, sedang hamil atau tidak, cedera rudapaksa, atau kelainan kelenjar gondok.

• Wanita dengan keluhan nyeri dan benjolan yang tidak jelas batasnya.

B. Gejala yang perlu dikonsultasikan ke dokter spesialis:

• Benjolan:

• Berbatas tegas.

• Terdapat pada satu sisi (asimetris) setelah haid.

• Kista lebih dari satu, atau kista timbul kembali setelah disedot.

Nyeri:

• Berhubungan dengan adanya benjolan.

• Tidak dapat diatasi dengan pengobatan.

• Pada satu sisi payudara pada wanita pasca menopause.

Keluar cairan dari puting:

• Pada wanita umur lebih dari 50 tahun.

• Khusus wanita kurang dari 50 tahun, cairan berwarna merah dan spontan.

Kelainan posisi puting.

• “Tenggelam”.

• Kelainan kulit sekitar puting (seperti eksim).

Kelainan kulit payudara.

• Bentuk seperti kulit jeruk yang tebal.

• Warna kemerahan.

Kamus Istilah

Kista: benjolan yang berongga dan berisi zat cair yang kental menyerupai bubur.

Miom: tumor jaringan otot.

Cedera rudapaksa: luka akibat perkosaan.

Vitamin B 6 Untuk Mual Muntah Hamil Muda?

Apakah seorang wanita hamil muda dengan mual - muntah (morning sickness) perlu mengkonsumsi Vitamin B6? Sejauh mana pengaruh Vitamin B6 untuk mengatasi mual ini? berapa dosis vitamin B6?....

Apakah seorang wanita hamil muda dengan mual - muntah (morning sickness) perlu mengkonsumsi Vitamin B6?

Vitamin B6 atau yang dikenal juga sebagai piridoksin adalah golong vitamin B. Pada wanita hamil memerlukan vitamin B6 sejumlah 1.9 miligram yang membantu untuk membentuk antibodi, sel darah merah, dan neurotrasmiter.

Menurut beberapa penelitian diduga dengan konsumsi vitamin B6 akan membantu mengurangi rasa mual - muntah pada beberapa wanita, tetapi tidak pada semua wanita.Dan para ahli sendiri masih belum mengetahui dengan pasti bagaimana Vitamin B6 berpengaruh untuk mengatasi rasa mual ini.

Untuk mengatasi rasa mual - muntah saat kehamilan, dosis vitamin B6 yang diperlukan lebih besar, dimana dosis yang dianjurkan yaitu 10 mg untuk 3-4 kali sehari.

Ingat untuk berkonsultasi dahulu ke dokter anda sebelum anda akan mengkonsumsi vitamin B6 untuk mengatasi rasa mual - muntah anda. Sehingga dokter anda dapat memutuskan untuk memberikan atau tidak, dan berapa dosis yang anda butuhkan, karena pada vitamin kehamilan (prenatal vitamin) biasannya sudah terdapat kandungan vitamin dan jumlah kandungan vitamin B6 pada setiap vitamin prenatal tergantung dari masing-masing merk.

Vitamin B6 juga dapat anda konsumsi dari berbagai variasi makanan seperti pisang, sereal, kentang, ikan, ayam , gandum, jagung, kacang-kacangan. Jadi anda juga dapat menyediakan makanan ini dalam diet anda.

Yang paling terpenting untuk mengatasi mual muntah pada kehamilan muda adalah dengan cara NON terapi dahulu (Tips Mengatasi Mual Muntah Hamil Muda ) dan penggunaan vitamin b6 atau obat lainnya diberikan bila keadaan mual - muntah mengancam kesehatan dari ibu hamil.

Ingatlah mual - muntah atau morning sickness adalah bagian dari pengalaman kehamilan pada sebagian wanita hamil.